Loading...

Migrasi

yuwaka.blogspot.com

Blog ini tidak akan diupdate lagi,.. Pindah ke blog baru dan pribadi saya
Yuwaka.blogspot.com

Lomba Inovasi Makanan berbasis Singkong | Festival Tegalboto

Kemarin (04 November 2013) pada jam 09.00 WIB telah diadakan acara Lomba Inovasi Makanan Berbasis Singkong yang berlangsung di Gedung Keluarga Besar Alumni Universitas Jember (KAUJE). Acara ini di resmi oleh Rektor Universitas Jember, Drs. Moh. Hasan,MSc.,Ph.D. Beliau menyampaikan dalam sambutannya bahwa acara ini adalah dalam rangka untuk mendongkrak kembali peran penting singkong dalam memberikan solusi makanan murah di negeri ini.
Gedung KAUJE - lokasi Lomba inovasi makanan berbasis singkong
Gedung KAUJE - lokasi Lomba inovasi makanan berbasis singkong

Setelah melakukan sambutan, Rektor Universitas Jember melakukan upacara pemotongan pita sebagai bentuk peresmian bahwa lomba inovasi makanan berbasis singkong resmi dibuka. Acaranya pun dilanjutkan dengan Rektor berkeliling ke-setiap stan, untuk sekedar melihat-lihat sekaligus bertanya kepada para peserta tentang inovasi makanan berbasis singkong yang mereka buat.

suasana dalam KAUJE setelah pembukaan lomba Inovasi makanan berbasisi singkong
suasana dalam KAUJE setelah pembukaan lomba Inovasi makanan berbasisi singkong

Rektor berkeliling ke stan-stan
Rektor berkeliling ke stan-stan

Lomba Inovasi Makanan Berbasis Singkong, tidak hanya diikuti oleh para mahasiswa Universitas Jember saja tapi terdapat beberapa Dharma wanita yang ikut ambil bagian dalam lomba ini. Lomba Inovasi Makanan Berbasis Singkong bisa dikatakan meriah karena setiap stan makanan menawarkan berbagai jenis makanan yang berbasis singkong walaupun jenis makanannya banyak ditemui dipasar-pasar namun perbedaannya adalah dari segi: proses pembuatan, bahan baku utama dan tampilan. Adapun beberapa makanan yang sempat saya lihat di sana adalah:

Lapis Singkong
Lapis Singkong

produk inovasi dari mahasiswa FTP_ Teknologi Hasil Pertanian
Salad Tape

produk hasil Dharma Wanita
Brownies Wortel
Yang paling menarik perhatian saya adalah Brownies Wortel, walaupun nama produknya Brownies Wortel tapi jangan salah. Bahan baku pembuatan rotinya sendiri dari bahan singkong. 


Pameran Kopi - UNEJ

Kemarin pagi saya sempat berkunjung ke SOETARDJO untuk melihat pameran kopi. Pameran kopi ini sudah diselenggarakan mulai tanggal 3 November - 4 November 2013. Acara ini diikuti oleh beberapa home Industri Kopi, Pusat penelitian Kopi dan Kakao Jember dan PTPN XII Jember. Acara ini diadakan untuk memeriahkan Festival Tegalboto (peringatan Dies Natalies UNEJ ke-49).

dalam ruanga SOETARDJO - UNEJ
dalam ruanga SOETARDJO - UNEJ

Dalam acara ini pengunjung dapat mencicipi kopi secara gratis dan dapat pula membelinya. Acara ini bersifat umum jadi pengunjungnya tidak cuman mahasiswa UNEJ saja tapi pengunjung umum diperbolehkan untuk melihat pameran ini.
salah satu contoh banner kopi
salah satu contoh banner kopi
poster pusat penelitian kopi dan kakao
poster pusat penelitian kopi dan kakao

stan pusat penelitian kopi dan kakao
stan pusat penelitian kopi dan kakao

Tidak cuman kopi yang dipamerkan disini, kakao (coklat) juga ada dalam pameran ini. Pengunjung dapat bertanya kepada penjaga stan tentang produk yang mereka pamerkan. Jenis kopi yang dipamerkan disini antara lain: kopi luwak, kopi robusta, kopi arabica dan kopi lanang.
contoh biji Kakao - Pemeran kopi UNEJ Festival Tegalboto
contoh biji Kakao - Pemeran kopi UNEJ Festival Tegalboto
contoh buah Kakao - Pemeran kopi UNEJ Festival Tegalboto
contoh buah Kakao - Pemeran kopi UNEJ Festival Tegalboto

contoh biji Kopi - Pemeran kopi UNEJ Festival Tegalboto

Stan yang pertama saya kunjungi adalah stan kopi lanang. Di-stan ini saya diberi sampel untuk mencicipi kopi lanang, berhubung saya bukan penggemar kopi jadi tidak tau perbedaan antara kopi lanang dengan kopi biasa. Setelah itu penjaga stan menjelaskan tentang perbedaan kopi lanang dan kopi biasa. Kata penjaga stan-nya "Bedanya kopi lanang dan kopi biasa adalah, jika kopi biasa bijinya dua maka dikopi lanang bijinya cuman 1 dan berbentuk bulat. Selain itu kopi lanang memiliki kadar kafein yang tinggi dan kopi lanang juga dikhususkan untuk para pria karena dapat menambah vitalitas", tuturnya.
Produk kopi lanang 

Yang menarik perhatian saya adalah stan kopi luwak dari UD. Gemini Lestari. Anda pasti tau proses pembuatan kopi luwak !!!. Tapi yang bikin penasaran adalah proses seduh (memasak kopi) yang beda karena menggunakan alat yang bernama filterasi. Untuk dapat mencicipi kopi luwak ini saya harus bersabar karena harus mengantri dengan pengunjung yang lain (maklum stan paling padat). Saya sendiri tidak pernah merasakan kopi luwak asli jadi hal tersebut manambah motivasi saya untuk dapat mencicipinya. Dan akhirnya kesabaran saya ada hasilnya juga, rasa kopi luwak sendiri relatif unik karena baru sekarang saya merasakan kopi yang berasa pahit + kecut.
Alat Filterasi - untuk menyeduh kopi
Alat Filterasi - untuk menyeduh kopi

stan kopi luwak
stan kopi luwak

Selain memamerkan berbagai jenis kopi untuk dicicipi, pameran ini juga memberikan edukasi tentang kopi diantaranya: bagaimana cara menyeduh kopi yang baik agar dapat merasakan rasa yang maksimal, berbagai macam bibit kopi, bagaimana cara menanam kopi yang baik, produk obat-obatan untuk tanaman kopi, mesin sangrai kopi sekaligus jenis-jenis kakao (coklat), ingat bukan kakaotalk looh.
Mesin Sangrai dari Pusat penelitian Kopi dan Kakao Jember
Mesin Sangrai dari Pusat penelitian Kopi dan Kakao Jember
contoh bibit kopi ukuran kecil
contoh bibit kopi ukuran kecil

contoh beberapa bibit kopi ukuran sedang
contoh beberapa bibit kopi ukuran sedang

Berbicara coklat saya jadi ingat apa yang dikatakan penjaga stan Pusat penelitian Kopi dan Kakao, "Pernah makan kakao ndak ?? rasa buah kakao (buah sebelum diproses menjadi coklat) enak looh. kalau ndak percaya coba sendiri tapi harus sudah sarapan, karena buah kakao banyak mengandung asam plasenta (berfungsi untuk memicu proses pembuatan asam lambung) jadi jika belum sarapan akan sakit lambung atau maag.

Titen GX-V Juara umum dalam Kompetisi Mobil Listrik Nasional V

“Titen GX-V” menjadi juara umum 1 pada Kompetisi Mobil Listrik Nasional di Politeknik Negeri Bandung pada 25-27 Oktober. Dari 4 kriteria yang dilombakan, kategori percepatan mobil, pengereman, efisiensi energi, dan kategori kecepatan kendaraan (mobil listrik), Tim ini memiliki catatan dengan nilai yang memuaskan.
Tim Titen GX-V
Tim Titen GX-V 

Kompetisi tahunan yang di adakan sejak 2009 itu, kini melibatkan 14 tim dari 14 perguruan tinggi negeri maupun swasta diseluruh Indonesia. Tim Titen GX-V Universitas Jember beranggotakan 17 mahasiswa. Mereka terdiri dari mahasiswa Teknik Elektro dan Tekhnik Mesin Universitas Jember. Mereka bertanding selama dua hari.dengan arena yang berupa jalan aspal di dalam kampus Politeknik Negeri Bandung (Polban), Jalan Geger Kalong Hilir.

Kekompakan tim Titen GX-V Universitas Jember mampu mengalahkan berbagai peserta dari perguruan tinggi negeri dan swasta seluruh Indonesia yang ikut dalam kompetisi. Menurut pembimbing tim Titen GX-V, Satriyo Budi Utomo, mobil listrik tim Unej memiliki nilai efisiensi tenaga yang cukup tinggi. Karena dalam perlombaan 10 Lap (7,5 kilometer) hanya membutuhkan daya 108 Watt. Jauh lebih efisien dari tim lain yang membutuhkan daya sekitar 200 Watt untuk 10 putaran (7,5 kilometer). “Tim kita berhasil melakukan efisiensi cukup signifikan," tutur Satriyo.

Bukan hanya itu, desain mobil yang sederhana dengan berat mobil yang cukup ringan, membuat mobil listrik milik Tim Titen GX-V Unej, mampu melaju dengan kecepatan maksimal. Berat mobil yang hanya sekitar 140 kilogram dengan power 1.000 Watt, mampu melaju dengan kecepatan 50-60 kilometer per-jam dan mampu menempuh jarak 60 kilometer dengan baterai penuh. Jauh diatas tim lain yang hanya mampu menempuh jarak sekitar 30km.
Rektor Universitas Jember saat mencoba mobil listrik karya mahasiswa Universitas Jember, Politeknik Negeri Bandun
Rektor Universitas Jember saat mencoba mobil listrik karya mahasiswa Universitas Jember, Politeknik Negeri Bandung
sumber foto : Kompas

Rektor Universitas Jember, Drs. Moh. Hasan, M.Sc.,Ph.D menyambut bahagia atas prestasi yang diraih oleh tim Titen GX-V Universitas Jember. Rektor berharap para tim Titen GX-V mampu mempertahankan gelar juara yang diraih. “Saya bersyukur dan berucap banyak terimakasih kepada teman-teman semuanya karena telah menjadi juara umum, harapan saya kedepan tim mampu mempertahankan gelar yang sudah diraih” ujar Rektor. 

Rektor juga berharap tim Titen GX-V tidak hanya mampu tampil di tingkat nasional tetapi juga ditingkat Internasional. “Saya harap kedepan Titen GX-V mampu tampil di tingkat kejuaran internasional sehingga prestasi Universitas Jember akan semakin dikenal,” imbuh rektor.

Sebelum mengikuti Kompetisi Mobil Listrik Nasional di Politeknik Negeri Bandung. Tim Titen GX-V melakukan berbagai persiapan selama 2 bulan. Dan akhirnya dapat berbuah manis. Dari empat kategori yang dilombakan Titen GX-V meraih 3 gelar, yaitu :

  • Kategori percepatan dan pengereman - Juara I
  • Kategori efiensi tenaga dan kecepatan - Juara II
  • Secara keseluruhan dalam semua kategori Titen GX-V tampil sebagai juara umum 1

Berikut ini peserta Kompetisi Mobil Listrik Nasional di Politeknik Negeri Bandung :
Titen GX-V - Universitas Jember 
Hokage-Tarsius X3 - Universitas Bangka Belitung 
Team Alpha 5 -Blue Warior - Politeknik Negeri Jakarta 
Arjuna - UGM 
Habe MJ Moncer - Politeknik Harapan Bersama Tegal 
Rahwana Power Car - Politeknik Negeri Bandung 
Khad Racing Team UMY 
Mandalika - Universitas Mataram 
New Green Peanut - Politeknik Negeri Semarang 
Weimana Unud Gede Barong - Universitas Udayana 
EVC PENS 
Ottimo Car - Politeknik Elektronika Surabaya 
Jalak Harupat-Kujang 193 - Unpas 
HMTM STTNas  Car Toeee w0 HMTM STTNas Negeri Yogjakarta.


Sumber:

Kedai Kampus solusi mahasiswa

Murah meriah, mungkin inilah yang ada di dalam benak beberapa mahasiswa jika membicarakan masalah kuliner. Maklumlah mahasiswa kebanyakan masih dibiaya orang tua jadi harus serba irit. Ditengah menjamurnya bisnis kuliner yang mengepung kampus Universitas Jember, mencari kuliner dengan harga murah dan terjangkau bukanlah suatu hal yang sulit. Banyak sekali pilihan kuliner murah yang bisa disinggahi untuk memenuhi kebutuhan makan para mahasiswa. Namun demikian murah saja tidak cukup. Kualitas makanan juga perlu diperhatikan. Aspek kesehatan dan kebersihan makanan harus tetap dijaga.
Kedai Kampus
Kedai Kampus

Terkait dengan makanan murah yang berkualitas “Kedai Kampus” yang dikelola oleh Fakultas Teknik Pertanian UNEJ hadir memberikan solusi untuk memenuhi kebutuhan kuliner mahasiswa. Kedai yang berlokasi di Jl. Kalimantan (utara gedung UPT Pelayanan Kesehatan) tidak hanya menjual makanan dan minuman murah saja. Kedai kampus juga menjual produk-produk kuliner inovatif hasil kreatifitas dari para mahasiswa oleh Fakultas Teknik Pertanian UNEJ.

Kedai yang dikelola langsung oleh Fakultas Teknik Pertanian Universitas Jember tidak hanya sekedar mencari keuntungan namun juga bertujuan untuk menyediakan media utuk para mahasiswa FTP khususnya dan mahasiwa UNEJ secara keseluruhan pada umumnya yang hendak belajar berwirausaha. Menurut Dekan FTP Yuli Wintono menyampaikan “Tujuan pembukaan dari dari Kedai ini ada 3 hal, yang pertama adalah sebagai sarana edukasi yaitu sebagai sarana belajar atau laboratorium wirausaha mahasiswa FTP khususnya dan Unej pada umumnya, kedua sebagai sarana sosialisasi produk inovatif para mahasiswa dan yang terakhir adalah bisnis imbuhnya.

Kedai kampus tidak hanya sekedar menjadi rumah makan murah mahasiswa namun juga menjadi sarana sosialisasi produk inovatif sekaligus laboratorium kewirausahaan dari fakultas teknik pertanian Universitas Jember. Seperti yang disampaikan oleh Dr. Ir. Herlina selaku penanggung jawab kedai menyampaikan “Kedai ini tidak hanya berorientasi pada keuntungan saja, namun juga sebagai sarana edukasi bagi mahsiswa FTP Unej terkait pendidikan kewirausahaan. Semua produk makanan yang dijual benar-benar dijaga kebersihannya sehingga merupakan makanan berkualitas dan harganya terjangkau oleh kalangan mahasiswa.”

Untuk menghasilkan produk makanan sehat ala Kedai Kampus, tidak cukup hanya dengan menjaga kebersihannya, namun bahan-bahan makanan yang digunakan juga harus memenuhi standart kesehatan yang sudah ada. “Bahan makanan yang kami gunakan aman untuk kesehatan dengan menggunakan zat aditif atau bahan tambahan makanan dibawah standart yang sudah ditetapkan oleh pemerintah” tambah Dr. Ir. Herlina.

Jadi ada yg tertarik ke Kedai Kampus ??
Kedai Kampus menyediakan makanan murah, sehat, sarana wirausaha sekaligus sebagai sarana sosialisasi produk inovatif dari Fakultas Teknik Pertanian


Sumber : Kedai Kampus Sarana Edukasi, Sosialisasi Produk, dan Pembelajaran Bisnis
CMS | Blogger
© 2013 | Yuwaka